Hari: 28 Februari 2021

Mengenali Berbisnis Model CanvasMengenali Berbisnis Model Canvas

Business Model Canvas (BMC) adalah kerangka kerja yang dikenal banyak untuk mengartikan model usaha startup. Business Model Kanvas disusun dengan tujuan untuk menjelaskan, menilai, memvisualisasikan, dan juga merubah model usaha sehingga kinerja yang dihasilkan oleh startup lebih maksimal. Model usaha ini sanggup diterapkan oleh seluruh model startup tanpa terbatas sektor usaha.

Di dalam sebuah bisnis, apa pun bentuknya, tentunya tersedia beberapa orang yang mengoperasikan sehingga aktivitas usaha konsisten berjalan. Di dalam sebuah usaha juga perlu strategi, manajemen, maupun sistem yang mempermudah orang-orang di dalamnya untuk bekerja secara efisien dan sesuai goals yang dimiliki perusahaan. Salah satu model usaha yang terbukti efisien dan sering diterapkan oleh pelajar saat memulai bisnis adalah usaha model canvas.

Kenali Bisnis Model Canvas

Bisnis model canvas merupakan sebuah tool dalam langkah manajemen untuk menterjemahkan konsep, konsumen, infrastruktur maupun keuangan perusahaan dalam bentuk elemen-elemen visual. Konsep usaha model canvas mengandalkan gambar-gambar gagasan sehingga tiap-tiap orang mempunyai pemahaman yang sama dan riil pada tipe-tipe customer mereka, pengeluaran biaya, langkah kerja perusahaan dan sebagainya. Bisnis model kanvas adalah sebuah langkah dalam manajemen yang berwujud visual chart yang terdiri berasal dari 9 elemen.

Model usaha ini pertama kali diperkenalkan oleh Alexander Osterwalder dalam bukunya yang berjudul Business Model Generation. Dalam buku tersebut, Alexander mencoba menjelaskan sebuah framework sederhana untuk mempresentasikan elemen-elemen mutlak yang terkandung dalam sebuah model bisnis. Jika dilihat lebih teliti, usaha model canvas membagi hal-hal mutlak ke dalam beberapa fokus yang jelas. Hal ini memudahkan para pelaku usaha dalam bermacam faktor dan sanggup diterapkan oleh perusahaan baik skala besar maupun kecil.

9 Elemen Bisnis Model Kanvas

Customer Segments

Elemen pertama yang kudu Anda mempunyai dalam mengawali usaha model kanvas ini adalah memilih segmen pelanggan mana yang dapat menjadi tujuan bisnis.

Value Proposition

Value proposition saling terkait erat dengan segmentasi customer Anda. Target customer sanggup dibagi menjadi bermacam segmen sesuai kebutuhan.

Channels

Channel atau saluran adalah bagaimana Anda sanggup mengemukakan product Anda sampai sampai kepada konsumen.

Revenue Streams

Setiap perusahaan perlu aliran penghasilan untuk selalu sanggup mobilisasi aktivitasnya sehari-hari. Revenue stream merupakan sumber penghasilan perusahaan berasal dari bermacam sumber, layaknya hasil penjualan, dividen dan sebagainya.

Key Resource

Key resource adalah sekat dalam usaha model kanvas yang berisikan daftar sumber daya yang sebaiknya direncanakan dan dimiliki perusahaan untuk mewujudkan value proposition mereka.

Customer Relationship

Agar selalu kompetitif di dalam industri usaha yang Anda geluti, Anda perlu sumber daya yang tepat gara-gara ini adalah asset yang Anda mempunyai untuk mendukung aktivitas perusahaan.

Key Activities

Key activities adalah seluruh aktivitas yang berhubungan dengan produktivitas usaha yang terkait dengan sebuah produk, di mana aktivitas utamanya adalah menghasilkan proposisi nilai.

Key Partnership

Dalam sebuah bisnis, perlu partner kerja yang mendukung perusahaan Anda. Jika sampai waktu ini Anda belum menemukan keunikan berasal dari produk/jasa Anda gara-gara kurangnya networking, Anda perlu partner kerja yang sanggup mendukung Anda capai value proposition.

Cost Structure

Elemen paling akhir yang tak kalah pentingnya dengan kedelapan elemen lainnya adalah struktur pembiayaan bisnis seperti modal yang bisa kalian dapatkan dari daftar sbobet. Mengelola ongkos secara efisien dapat menyebabkan usaha yang dijalani menjadi lebih hemat dan sanggup meminimalkan risiko kerugian. Hal ini juga sanggup memilih proposisi nilai yang tepat untuk pelanggan.